Lakon TUAN KONDEKTUR
Arsip Teater Lho Indonesia
30 tahun (1990)
Program pengarsipan menjadi lebih penting, ketika kita membuat catatan kecil dari setiap proses yang kita pernah jalani. Atau membuat semacam progres perubahan stilisasi atau bentuk yang menjadi kiblat saat itu.
Dari foto lakon Tuan Kondektur, proses demokrasi juga terjadi saat itu di tubuh Teater Lho Indonesia. Tidak musti harus saya sebagai penulis atau merangkap sebagai sutradara.
Seorang Ayub Hamzah Fahreza, pemuda dari Medan, penuh dedikasi dan integritasnya dalam menjalani satu bentuk hidup di dalam teater. Ia coba mengkloning pikiran-pikiran yang menjadi wacana dalam setiap diskusi teater saat itu. Sehingga saya mendukung penuh ketika ia menggarap sekaligus menyutradarai lakon Tuan Kondektur (1992). Dengan pemain Yadi Yhda Pramono dan Anik. Penata cahaya dipercayakan kepada Budi Semet. Sementara artistik digagas Yudi Winanto.
Semoga ini menjadi catatan tambahan, setelah 30 tahun mengarungi samudera proses berteater.
Terima kasih untuk kawan-kawan yang penuh kesetiaan serta dedikasi penuh kepada jalan hidup; berteater.
Salam takzim teater Lho Indonesia
2020




Komentar
Posting Komentar