Puan Bingkai Pagi
Karya R. Eko Wahono
Puan
memanggil pus dirinya untuk sebuah pemotretan. putih gaunnya tersangkut awan. Puan
menyimpan dalam laci kenangan. atau bila bosan, segera menukar tubuhnya menjadi
porselin. tanpa perlu meminjam timbangan atau dacin. dengan dandan menor
kesukaan Han Sin. lelaki paruh baya yang gandrung pada rebab serta mandolin. gigi
palsunya bukan sembarang, cukup membuat pejabat kota jadi pusing. Menelikung
pajak tahunan atau cinta Puan cukup lempar sekarung koin. maka cinta Puan dan
tuan Han Sin seperti dongeng Aladin.
Pus
atau Puan yang kau pesan hari ini, adalah mentega belanda yang disortir bahan
pengawet kimia. Satu botol arak cina ditingkahi celoteh mucikari tlah cukup
untuk melukai tubuh puan dalam bingkai pagi.
semestinya
Puan tak di sini. Cukup hanya pemantik serta luka dijemarinya yang lentik. Setelah
lebaran, Puan harus menjadi dewasa untuk segera disunting tuan Jelantik.
Mataram,
2013
Komentar
Posting Komentar